Senin, 23 Januari 2017

Contoh Teks Anekdot - Mimpi Buruk



TEKS ANEKDOT 

 Ini adalah salah satu contoh teks anekdot hasil revisiku, menurutku ceritanya agak dramatis. Tapi semoga bisa menghibur dan bermanfaat yaa..

MIMPI BURUK

Ada seorang anak bernama Doni, dia memiliki kebiasaan yang buruk, dia sering membuang sampah sembarangan. Di sekolah, di jalan, dan dimanapun, dia selalu membuang sampah seenaknya sendiri. Doni sudah sering ditegur bahkan di denda berkali - kali, tetapi hal itu tidak pernah membuatnya sadar.

Pada suatu hari dia mengalami mimpi buruk, sampah - sampah yang pernah dibuangnya mengejar - ngejarnya, bumi mengamuk, terjadi banyak bencana, air meluap sehingga terjadi banjir di berbagai daerah.

Bumi   : “Inilah akibat dari perbuatanmu! “
Doni    : “Apa! Aku? Memangnya aku melakukan apa?”
Bumi   : “Masih bertanya kenapa? Tidakkah kau berpikir? Kau sudah merusak bumimu!”
Doni    : “Tidak, Kapan aku merusakmu?”
Bumi   : “Masih pura-pura tidak tahu! Sampah - sampah itu akan membunuhku secara perlahan “
Doni    : “Tidak, kau tidak mungkin mati! Kau sangat luas, sangat kaya, tidak mungkin akan mati hanya karena sampah!”
Bumi   : “Aku pasti akan mati! Dan ketika itu terjadi, Kau akan kehilangan segalanya yang kau miliki karena kau tak mau merawatku, karena kau memilih untuk memberiku sampah-sampah itu!
Doni    : “Itu hanya sampah. Barang-barang sisa yang sudah tak berguna dan tak berarti”
Bumi   : “Jika masih sedikit memang tidak berbahaya. Tapi jika kau terus membuangnya, itu akan menumpuk. Itulah yang berbahaya!
Bumi   : “Sekarang aku sudah letih, aku tak sanggup lagi bertahan. Adakah yang dapat menolongku? Menyelamatkanku?”


Hingga akhirnya bumi tidak dapat bertahan lagi karena sampah - sampah sudah menyebabkan pemanasan global yang membuat bumi lama kelamaan menjadi hancur. Kemudian Doni terbangun dari mimpinya.

Esok harinya dia bercerita tentang mimpinya kepada temannya yang bernama Surya. Surya hanya tertawa mendengar ceritanya. Lalu, Doni dinasehati panjang lebar oleh Surya. “Aku sekarang sudah sadar, seharusnya aku tidak membuang sampah sembarangan” kata Doni.

Akhirnya mulai dari sekarang Doni bertekad untuk tidak mencemari lingkungan lagi dengan sampah. Dia berjanji akan mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungannya.

Sekian ^_^
Thanks for reading !!! :-)

Minggu, 01 Januari 2017

Resensi Novel Pesan Terakhir by Wenny Smart



RESENSI NOVEL PESAN TERAKHIR
 BY WENNY SMART

 



Judul buku        : Pesan Terakhir
Pengarang        : Wenny Smart
ISBN               : 978-602-03-3381-6
Tahun terbit      : Agustus 2016
Penerbit           : Gramedia Pustaka Utama
Halaman          : 152 halaman
Ukuran            : 20 x 1 cm
Harga              : Rp. 50.000,-

Novel yang terinspirasi dari kisah nyata ini, berlatar kegiatan Pramuka. Novel ini menceritakan tentang tujuh orang sahabat yang dipertemukan karena kegiatan kepramukaan. Mereka adalah Raja, Taufan, Farhad, Reino, Amril, Mustofa, dan Jiwo. Mereka semasa SMA dulu giat mengikuti kegiatan pramuka hingga di ajang internasional. Mereka merasakan bagaimana Pramuka sudah membuka banyak peluang dan cakrawala baru dalam kehidupan mereka. Tetapi karena pertengkaran yang terjadi di antara Reino dan Taufan mereka tidak mengikuti Jambore Nasional berikutnya. Karena pertengkaran itulah hubungan persahabatan di antara keduanya menjadi renggang. Sahabat-sahabatnya yang lain berusaha melerai pertengkaran yang terjadi di antara keduanya. Tetapi tidak berhasil. Hingga akhirnya Jiwo memutuskan untuk membuat sebuah surat perjanjian di antara mereka. Apakah isi surat perjanjian tersebut?

40 tahun kemudian, mereka tiba-tiba mendapatkan surat kaleng yang berisi ancaman jika mereka tidak datang ke suatu tempat, rahasia mereka akan terbongkar. Langsung saja Raja, Taufan, Farhad, Reino, Amril, dan Mustofa meninggalkan rutinitas sehari-hari dan menuju lokasi yang diperintahkan. Mereka akhirnya bertemu satu sama lain. Tetapi hanya Jiwo yang tidak diketahui kabarnya. Mereka berpikir bahwa pengirim surat tersebut adalah Jiwo. Dan petualangan mereka pun dimulai. Di setiap perhentian muncul pesan beisi teka-teki dan sandi yang harus dipecahkan. Mereka saling bahu-membahu agar dapat sampai ke tempat tujuan. Di dalam perjalanan, kenangan akan kemping, kegiatan berlatih sandi, sampai jambore di Norwegia, kembali hadir dalam ingatan mereka. Tak disangka, ternyata apa yang kemudian mereka temukan, betul-betul di luar dugaan mereka. Apakah Jiwo yang mengirimkan surat kaleng tersebut? Bagaimanakah akhir dari petualangan mereka?

Penulis menggambarkan makna persahabatan, pertemuan dan perpisahan dalam novel ini dengan sangat baik. Bagi yang pernah ikut kegiatan Pramuka akan merasakan bagaimana keseruan dalam memecahkan teka-teki dan sandi. Bagi yang belum pernah bersiap-siaplah berpetualang ala detektif.

Kelebihan dari novel ini yaitu bahasa yang digunakan mudah dipahami, alur ceritanya menarik karena banyak teka-teki di dalamnya, banyak hikmah dan nilai yang dapat diambil dari dalam buku ini. Seperti nilai yang harus dipegang teguh oleh seorang pramuka sejati, nilai persahabatan, bagaimana menjaga perkataan, menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan ketegaran untuk mewujudkan cita-cita. Selain itu juga terdapat kutipan-kutipan motivasi dari Robert Baden Powell. Di novel ini, penulis tidak saja menceritakan kegiatan Pramuka hanya dalam garis besar. Dia mampu menjabarkan kedalaman wawasan tentang kekhasan Pramuka, mampu mendeskripsikan keseruan Pramuka ketika berkumpul di api unggun saat berkemah, hingga keseruan mengikuti Jambore.

Kekurangan dari novel ini yaitu alur yang maju mundur mungkin dapat membingungkan bagi sebagian pembaca.


Sekian... ^_^
Thanks for reading !!! :-)